PM Jepang Singgahi Jakarta Besok

PM_Jepabe.jpg
PM Jepang Shinzo Abe dalam satu kunjungan ke negara di Asia Tenggara di Vietnam baru-baru ini.

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – PM Jepang Shinzo Abe akan tiba di Jakarta, Jumat (18/1/2013) besok. Acara seremonial plus makan malam secara resmi dengan kabinet Indonesia. Lalu Sabtu pagi mulai membicarakan hal yang serius.

Satu di antaranya adalah pembicaraan mengenai permohonan Jepang agar gas alam cair (LNG) Indonesia dapat dipasok berkesinambungan, dan kalau perlu lebih banyak lagi, kalau dimungkinkan Indonesia.

Demikian sumber Tribunnews.com di pemerintahan Jepang mengungkapkan pagi ini, “Jepang sangat butuh LNG di masa depan, apalagi proyek nuklir sedikit demi sedikit akan berkurang dan digantikan dengan berbagai sumber energi alternatif, terutama gas akan menjadi komoditi sangat berharga bagi Jepang di samping sumber energi lain,” paparnya.

Selain itu, tambahnya, penggunaan gas juga tidak berpolusi, ramah lingkungan, “Belum lagi rencana dan kesepakatan Jepang (khususnya Partai Liberal atau LDP) untuk ikut menjaga lingkungan hidup dengan target pengurangan 15 persen CO2 tahun 2020 dari level 2005. Dan target 80 persen pengurangan CO2 pada tahun 2050 dari level 2005.

Semua itu bisa dilakukan kalau menggunakan bahan dasar energi yang ramah lingkungan seperti LNG.

Jepang adalah salah satu pengkonsumsi LNG terbesar di dunia dan impor LNG ke Jepang sekitar sepertiga dari total impor LNG dunia.

Kebutuhan LNG Jepang per 2011, sekitar 97,1 persen berasal dari  impor. Beberapa negara pengimpor LNG tersebut adalah dari Malaysia(19,1 persen) , Australia (17,8 persen), Qatar (15,1 persen),  Indonesia (12 persen), Rusia (9,1 persen), Brunei (8 persen), Oman (5 persen), sisanya dari negara-negara lain. Padahal tahun 1987, impor LNG dari Indonesia mencapai 51,3 persen, perlahan-lahan semakin berkurang karena Indonesia juga saat ini sangat membutuhkan LNG produksinya sendiri.

Pembangkit listrik Jepang yang paling banyak menggunakan LNG adalah Tokyo Gas, Osaka Gas, Toho Gas, dan  Chubu Electric.

Berbagai saham perusahaan Jepang telah ditanamkan ke Indonesia untuk memasok LNG lebih banyak lagi. PM Jepang Abe sebagai wakil pemerintah Jepang tentu akan berharap agar peraturan pemerintah Indonesia terkait ekspor LNG, khusunya ke Jepang tidaklah menyulitkan Jepang di masa mendatang karena kebutuhan LNG Jepang jauh semakin besar dalam waktu mendatang, diperkirakan akan mencapai lebih dari 120 miliar  cubic feet dalam waktu dekat ini. Persediaan LNG Indonesia diperkirakan sekitar 98 triliun cubic feet saat ini.

Di pihak swasta Jepang saat ini sudah punya saham di berbagai proyek LNG di Indonesia misalnya di lahan Masela Block, Abadi, Laut Timor oleh Inpex 100 persen. Senoro LNG plant, Sulawesi oleh Mitsubishi 45 persen. Proyek Mahakam Block dan Attaka Unit, Offshore Kalimantan Island dimiliki Inpex sebesar  50%, Blok Berau, Tangguh, Papua, patungan Inpex dengan Mitsubishi 22,9 persen di Berau, dan 16,5 persen di Tangguh. Ladang gas Belut Utara, South Natuna Sea dikuasai Inpex 35 persen.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s