Ini Potret Pembauran Warga Balitung

Laporan wartawan Bangka Pos Novita
BANGKAPOS.COM, BELITUNG–
Masyarakat Bali yang tinggal di Dusun Balitung Desa Pelepak Putih Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, pertama kali tiba di sana tahun 1990.

Meski tinggal di Belitung, namun adat istiadat Bali tidak serta merta ditinggalkan. Namun demikian, adat istiadat khususnya upacara adat mereka lakukan dengan menyesuaikan kondisi di daerah tempat tinggal mereka. Tidak seperti di daerah asal mereka, Bali.

Bendahara Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Belitung I Wayan Suta mencontohkan dalam hal upacara seperti Melasti, mereka menggunakan tata cara yang paling sederhana.

Contoh lainnya adalah penggunaan pecalang saat Hari Nyepi di hari ini.

“Karena umat kita sedikit, walaupun ada pecalang (tapi) tidak aktif. Kendaraan juga masih bisa lewat jalan desa. Jadi kita menyesuaikan,” kata Wayan Suta kepada bangkapos.com baru-baru ini.

Penulis : novita
Editor : emil
Sumber : Pos Belitung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s