Wabup “Ngamuk” di SPBU Dukong

Laporan Wartawan Pos Belitung Edhie

BANGKAPOS.COM, BELITUNG — Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh “mengamuk” di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Dukong Tanjungpandan, Jumat (8/3/2013).

Antrean mobil pengerit yang berjejer dari pintu masuk SPBU hingga nozle pengisian bahan bakar kocar-kacir. Wabup berhasil mengamankan dua mobil pengerit yang memiliki modifikasi tangki. Dua mobil ini kemudian dibawa ke halaman kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung.

“Saya benar-benar kesal. Diingatkan berkali-kali tidak juga dihiraukan,” kata Sahani, Jumat (8/3/2013).

Wabup melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Dukong didampingi puluhan anggota Satpol PP Kabupaten Belitung dan stafnya. Ia memaparkan permasalahan kesulitan pendistribusian bbm dikarenakan masih banyaknya aktivitas pengerit.

“Tangki biasa saja tidak begini. Dengan tangki seperti ini bisa ratusan liter diangkutnya. Bagaimana tidak bermasalah kalau begini,” papar wabup.

Dua mobil pengerit ini dibawa wabup ke pemda untuk kemudian diserahkan kepada pihak berwajib.

“Kita mau diproses hukum. Bagaimanapun juga, menggunakan tangki modifikasi sudah merupakan pelanggaran,” ujar wabup.

Dua mobil pengerit ini berisi kurang lebih 350 liter solar. Masing-masing mobil menampung bbm dengan jumlah yang cukup banyak karena ada tangki modifikasi. Desain mobil ini sekilas tidak ada yang berubah jika dipandang dari luar. Namun melihat kedalam mobil, tampak tangki buatan yang terisi bbm.

“Ini apa, tangki yang sudah dikembangkan. Ini tidak dibenarkan. Sudah sangat menyalahi aturan yang ada. Kami sudah capek-capek ke BPH Migas, Pertamina dan pihak lain. Disini pengerit melakukan ini,” jelas wabup.

Seorang pengerit yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan
jarang-jarang ikut mengantri bbm.

“Kadang ambil kadang tidak,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola SPBU Dukong Iwan mengatakan apa yang dilakukan pemerintah daerah sangat baik.

“Kita dukunglah. Tidak hanya di kita, aktivitas mengerit banyak dan hampir di semua SPBU. Semoga pak wabup juga memperhatikan semuanya,” sebut Iwan.

Iwan juga berharap pengawasan pemda lebih ditingkatkan agar pendistribusian lebih baik.

“Masyarakat yang membutuhkan tetap menjadi prioritaskan kita. Dan tentunya dengan dukungan pemda semua akan lebih bagus,” papar Iwan.

Penulis : ediyusmanto
Editor : edwardi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s