Bastiar Pimpin Pokja Wartawan Belitung

cla_pokjawtw.jpg
Musyawarah Pokja Wartawan Kabupaten Belitung, Rabu (3/4/2013) di Hotel Bahamas Tanjunpandan, Belitung.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Al Adhi Setyanto
BANGKAPOS.COM, BELITUNG –  
Bastiar, wartawan salah satu majalah  terpilih menjadi Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Belitung masa bhakti 2013-2016.

Bastiar menggantikan Fechrudin Viktory alias Atup melalui Musyawarah Pokja Wartawan Kabupaten Belitung, Rabu (3/4/2013) di Hotel Bahamas Tanjunpandan, Belitung.

Sebelumnya, Bastiar berhasil menyingkirkan tiga calon lainnya dalam pemungutan suara lewat dua putaran. Dalam putaran pertama, masing-masing Bastiar dan Santi Mariana, seorang wartawan sebuah media cetak lokal  meraih suara imbang 18 suara. Sedangkan dua calon lainnya, Agus Sirait mengumpulkan 14 suara dan Hendrik SE, seorang wartawan media lainnya mengumpulkan satu suara.

Pada putaran kedua, Bastiar berhasil meraup suara lebih banyak dari rivalnya, Santi Mariana. Bastiar mengumpulkan 29 suara dari 50 suara yang mengikuti putaran kedua ini. Sedangkan, Santi Mariana hanya mengumpulkan 20 suara dan satu suara abstain.

Memasuki putaran kedua, satu suara mengundurkan diri, karena berhalangan ikut pemilihan. Otomatis Bastiar terpilih sebagai pemenang.

Musyawarah tersebut diikuti sebanyak 51 wartawan cetak maupun elektronik dari berbagai media. Kegiatan ini dibuka Asisten Setda Belitung, Naziarto dan juga dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung Anwar Daeng Materu. Sementara itu ketua sebelumnya Atup tak terlihat selama pelan musyawarah.

Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Belitung terpilih, Bastiar mengatakan dirinya akan memposisikan diri sebagai koordinator dalam menjalankan roda organisasi yang dipimpinnya ini. Ia berjanji akan mengkoordinir seluruh awak media yang ada di Belitung baik lokal maupun nasional dengan Pokja Wartawan Kabupaten Belitung sebagai wadahnya.

Kedepan posisi profesi wartawan di Belitung akan dikuatkan dengan mengikutkan wartawan dalam uji kompetensi wartawan bersama lembaga penguji yang diakui secara resmi seperti PWI dan AJI. Sehingga profesi wartawan di Belitung juga diperhitungkan ditingkat nasional.

“Kita juga menginginkan Pokja Wartawan Kabupaten Belitung ini tidak hanya berada pada satu orang ketua. Dan misi kita harus sama, menjadikan Pokja ini lebih bermartabat,” ujar Bastiar dalam penyampaian visi misinya.

 

Penulis : aladhi
Editor : emil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s