Humor Politik

Merampok Politisi

Pada suatu malam, seorang perampok mengenakan topeng melompat ke jalan menodong pria berpakaian rapi dengan pistol di tulang rusuknya.

“Berikan uang Anda,” katanya.

Marah, pria itu menjawab, “Kamu tidak bisa melakukan ini! Saya seorang anggota DPR!”

“Kalau begitu,” jawab perampok, “berikan uang SAYA!”

Pengumuman Lari Pagi Tentara

Sersan membuat sebuah pengumuman pagi untuk sekelompok tamtama pendatang baru di kamp pelatihan: “Hari ini, saya memiliki beberapa kabar baik dan kabar buruk. Pertama, yang baik. Kopral Jono akan menjadi pematok kecepatan pada lari pagi kita.”

Satu peleton itu sangat gembira, karena Kopral Jono memiliki kelebihan berat badan dan sangat lambat. Tapi kemudian sersan melanjutkan pernyataannya:

“Sekarang untuk berita buruk: pada lari pagi kita kali ini Kopral Jono akan mengemudi truk.”

Kesalahan Prosedur Penyelamatan Tentara yang Disandera

Tujuh orang prajurit tewas dibantai tentara separatis dan beberapa orang prajurit disandera. Maka segera dilakukan operasi untuk mencari prajurit yang masih disandera. Karena prajurit yang disandera tidak ditemukan, maka komandan lapangan emosi dan akhirnya menghajar para pemuda yang diduga anggota separatis hingga empat orang tewas dan puluhan orang babak belur. Komandan lapangan akhirnya ditahan karena dituduh salah prosedur. Panglima tentara menjenguk dan bertanya pada komandan lapangan.

Panglima : “Kenapa kamu menyalahi prosedur?”
Mayor Jono: “Karena semuanya tutup mulut, Jendral.”
Panglima : “Biarpun mereka tutup mulut,sebaiknya kita sabar saja. Sekarang TNI lagi disorot, jadi harus hati-hati.”

Mayor Jono: “Bagaimana nggak emosi, Tujuh anak buah saya tewas, dan lima prajurit lagi sedang disandera dan disiksa. Apakah Jendral akan tinggal diam jika menjadi saya?”
Panglima : “Ya!!!”
Mayor Jono: “Gila! Jendral sudah gila!!!”

Panglima : “Saya tidak gila Mayor, Saya pakai akal yang logis. Pertama, tentara sedang disorot, kedua, warga sekitar masih trauma akibat operasi ini. Ketiga… ”
Mayor Jono: “Yang ketiga apa Jendral?”
Panglima: “Pajurit kita masih buaanyak!!”
Mayor Jono : “????!!!!!”

Tidak Menembak Pesawat Indonesia

Saat stabilitas nasional USA sedang terganggu karena banyaknya ancaman dan serangan teroris maka setiap pesawat tempur negara-negara lain yang melintas di wilayah udara USA akan ditembak jatuh. Tetapi pemerintah USA tidak memberlakukan hal tersebut pada pesawat tempur Indonesia.

Prajurit :”Kapten, kenapa pesawat tempur Indonesia tidak ditembak jatuh?”

Kapten : “Tidak ditembak pun, jatuh sendiri kok…”

Membeli Jabatan dengan Uang

A: “Bila kuberi kamu uang sejuta rupiah, bersediakah kamu menjual jabatanmu kepadaku?”
B: “Pikiranmu ini merupakan suatu lamunan kosong. Kekuasaan yang suci murni seperti ini mana boleh diperjualbelikan?”
A: “Bagaimana kalau kuberi 10 juta rupiah?”
B: “Kamu lagi mimpi di tengah hari bolong, aku tak pernah melihat orang yang gila pangkat seperti kamu ini.”
A: “Jika kutambah menjadi 100 juta rupiah, bagaimana?”
B: “Kamu ini tak kenal sopan santun dan tak tahu diri. Kekuasaan adalah sesuatu yang tak ternilai.”
A: “Kalau 1 milyar rupiah bagaimana?”
B: “1 milyar… Ah, rupanya kamu ini benar-benar tulus hati, menunjukkan bahwa kamu mempunyai semangat tinggi untuk mengabdi bangsa. Maka itu akan kupertimbangkan dengan baik-baik.”
A: “Ah, nggak usah dipertimbangkan, kuberi kamu 50 milyar rupiah!”
B: “Keteguhan hatimu sungguh-sungguh mengharukan! Oke, sekali ini kutentukan sendiri. Transaksi kita jadi!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s